games

10 Game yang Harus Diwaspadai Selama Bulan Puasa!

senran-kagura1

Bagi gamer, tidak ada lagi aktivitas yang lebih efektif untuk “mempercepat” waktu selama bulan Ramadhan yang suci ini selain bermain game. Pengalaman interaktif menyenangkan yang terus melempar Anda dari satu tantangan ke tantangan selanjutnya akan terus memancing rasa penasaran. Namun kuncinya ada pada kemampuan untuk menarik perhatian Anda secara penuh, sehingga pengalaman imersif ini akan mengalihkan Anda dari sumber godaan apapun yang bisa saja – menguji ketahanan Anda mengurung segala macam nafsu ke batas maksimal. Gamer, seperti Anda maupun kami, tampaknya sangat mengerti bahwa ada begitu banyak produk game di luar sana yang memang pantas untuk dihindari selama bulan puasa ini.

Kita mengerti bahwa semua video game bukanlah wilayah “mainan” yang sekedar ditujukan untuk anak-anak. Tidak sedikit judul game dari beragam genre yang memang difokuskan untuk menargetkan pasar orang dewasa, bahkan dengan konten yang eksplisit. Berangkat dari pengetahuan dasar ini, gamer yang memang berniat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk sudah pasti akan menghindari game-game sekelas Hentai, Playboy Mansion, ataupun 7 Sins, misalnya untuk menekan nafsu apapun yang bisa muncul dari sana. Namun kita semua juga memahami, bahwa video game terkadang memuat banyak kejutan. Banyak game yang terlihat “ramah” dari luar namun membawa konten yang tidak kalah berbahaya.

Sebagian besar game ini sebenarnya sangat menyenangkan untuk dinikmati dan memuat konten yang tidak secara eksplisit akan membuat puasa Anda batal begitu saja. Namun tidak sedikit elemen yang dirangkai begitu efektif, dari animasi, visual, desain, hingga tema utama yang siap menguji ketahanan Anda. Game-game yang menuntut kewaspadaan ekstra ketika dicicipi. Dari semua produk yang ada, game-game apa saja yang kami maksud? JagatPlay merangkai ke-10 yang menurut kami, harus Anda waspadai:

  1. GTA V

Grand Theft Auto V_20141119232528

Secara konten, GTA V adalah sebuah game open-world yang menyenangkan. Dengan dunia luas yang bisa Anda eksplorasi dengan beragam cara, segudang aktivitas yang menemaninya, dan sistem tiga karakter dengan kepribadian yang kuat, GTA V tampil begitu solid. Konsep sandbox yang memberikan Anda kebebasan hampir mutlak untuk beraksi memang tidak akan menjadi cobaan di bulan puasa ini, justru menjadi sarana katarsis – untuk melampiaskan semua rasa frustrasi yang terbangun dengan cara yang lebih “sehat”. Lantas, apa yang perlu dikhawatirkan? Tentu saja godaan untuk  “mengeksplorasi” sisi nakal GTA V lebih jauh. Selalu ada karakter prostitusi yang menunggu Anda di tepi jalan ketika malam, dan selalu ada pula – sebuah klub tari telanjang yang membuka ruang untuk Anda masuki kapanpun dengan konten ketelanjangan yang eksplisit pula. Dua konten yang sebenarnya bisa Anda abaikan sepenuhnya, namun tetap perlu benteng tersendiri untuk dijaga.

  1. Watch Dogs

watch dogs

Watch Dogs memang tidak sebaik GTA V. Anda memang berkesempatan untuk memanipulasi beragam fasilitas kota untuk Anda jadikan sebagai senjata berkat kemampuan hacking yang Anda miliki, namun yang ditawarkan Watch Dogs – tidaklah sebebas dan “segila” karya luar biasa dari Rockstar. Jika Anda termasuk gamer yang baru berkesempatan untuk mencicipi Watch Dogs di bulan puasa kali ini dan berambisi untuk menyelesaikannya sebelum Ramadhan berakhir, maka kami tampaknya harus mengingatkan bahwa game ini tidak “seaman” yang dibayangkan. Anda memang tidak akan bertemu dengan prostitusi atau klub tari telanjang seperti halnya di GTA V, namun salah satu muatan cerita utamanya memuat konten ketelanjangan yang benar-benar eksplisit. Kita tidak hanya membicarakan satu atau dua wanita, tetapi keseluruhan ruangan sebagai bagian dari kejahatan perdagangan manusia yang berusaha diperangi oleh Aiden Pearce.

  1. Cooking Mama

cooking mama

Godaan bisa datang dari segala arah, bahkan untuk sebuah game sederhana menyenangkan nan adiktif yang bisa Anda nikmati via handheld maupun perangkat mobile. Tentu saja, kita tidak tengah potensi Anda akan jatuh hati pada “sensualitas” karakter Mama yang tampil begitu biasa saja. Namun untuk perut yang tengah berusaha keras menahan lapar dengan usaha sebaik mungkin untuk tidak memaparkan diri sendiri pada gambar-gambar makanan yang ada, Cooking Mama akan melewati cobaan yang berat. Permainan kecil yang awalnya sekedar untuk lucu-lucuan kini jadi “monster” yang berbahaya bagi niat puasa Anda. Bahkan tempura dalam gambar dua dimensi sekalipun, bisa membuat liur dan nafsu makan Anda tidak tertahankan. Di bulan puasa, Cooking Mama akan berubah menjadi Cooking Satan, dan harus waspada karenanya.

  1. PES 2015 / FIFA 15

fifa151

Game olahraga, PES 2015 ataupun FIFA 15 adalah salah satu game yang paling efektif untuk menghabiskan waktu, apalagi ketika Anda mencicipinya bersama dengan teman Anda. Saling menguji strategi formasi dan penempatan pemain, bertukar skill olah bola yang mumpuni, dan berjuang untuk mencapai skor setinggi-tingginya. Secara konsep, baik PES 2015 / FIFA 2015 sebenarnya tidak mengandung potensi untuk menggagalkan puasa sama sekali. Tetapi elemen tersebut langsung naik ke tingkat “waspada” begitu Anda bermain melawan teman Anda. Aura kompetitif yang begitu kuat, apalagi jika Anda merasa bahwa teman Anda selalu menerapkan strategi yang tidak bisa Anda lawan begitu saja, bisa saja membuat Anda lupa bahwa Anda tengah berpuasa. Rasa frustrasi yang terbangun dari kekalahan beruntun tanpa kesempatan melawan balik, tidak disadari, satu dua umpatan bisa saja meluncur tanpa Anda pikirkan sebelumnya.

  1. Bloodborne

Bloodborne™_20150326163152

Demon Souls, Dark Souls, ataupun proyek terakhir dari From Software – Bloodborne semuanya berujung pada satu nilai jual yang sama – tingkat kesulitan tinggi. Tingkat kesulitan yang cukup untuk membuat gamer-gamer veteran sekalipun bertekuk lutut, jika tidak punya ketahanan mental yang tinggi. Sebenarnya, game seperti Bloodborne bisa jadi metode yang efektif untuk menghabiskan waktu karena format tantangan dan dunia yang ia tawarkan akan terus mendorong Anda untuk kembali menjajal dan menelusurinya, walaupun sering berakhir tanpa hasil apapun. Namun di sisi lain, Bloodborne juga bisa jadi bumerang yang efektif untuk niat puasa Anda. Mengapa? Karena ia termasuk game yang tidak mengenal kata “ampun”. Apakah Anda siap untuk berusaha melewati tempat yang sama – 2 sampai 3 jam berturut-turut tanpa rasa frustrasi? Atau apakah Anda siap berhadapan dengan fakta bahwa Boss yang sudah Anda perangi selama setengah jam terakhir dan hampir tewas, ternyata bisa membunuh Anda dengan dua pukulan saja ketika Anda salah langkah? Rasa frustrasi dan marah, dengan kebutuhan untuk disalurkan dengan cepat akan menumpuk seiring dengan lamanya Anda bermain Bloodborne. Sebuah proses yang akan menjadi tantangan untuk niat puasa Anda, sebelum ia berakhir menjadi sebuah stick DualShock 4 yang melayang ke sudut ruang kamar. Anda butuh benar-benar yakin dan sabar untuk bisa menikmati Bloodborne di bulan suci ini.

  1. Bayonetta 2

Bayonetta 2 PART 2 jagatplay (134)

Salah satu game action terbaik yang pernah kami cicipi, bahkan menjadi pilihan Game of the Year  tahun lalu, Platinum Games memang berhasil merangkai Bayonetta 2 dengan manis. Berbeda dengan game sejenis yang mungkin berjuang untuk tampil lebih dekat ke dunia nyata, Bayonetta 2 hadir lepas dan kegilaan dari sisi cerita, konten permainan, hingga musik yang berhasil dipadukan dengan sempurna. Namun harus diakui, game ini juga akan jadi tantangan tersendiri untuk niat puasa Anda jika Anda memang berniat untuk menyelesaikannya selama Ramadhan. Berbeda dengan game-game yang kami sebut sebelumnya, kali ini tantangan utamanya justru hadir dari sosok Bayonetta itu sendiri. Agak sulit rasanya untuk mengabaikan sensualitas “tante Netta” yang satu ini, apalagi lewat desain kostum, peringai, animasi tubuh, hingga beragam jenis serangan terkuat yang ia lemparkan. Bahkan kedipan dan intonasi suaranya yang nakal saja sudah bisa jadi cobaan tersendiri.

  1. The Witcher 3: Wild Hunt

Gildorf

The Witcher 3: Wild Hunt adalah salah satu kandidat terkuat untuk memenangkan persaingan game terbaik tahun ini. Semua penundaan yang sempat terjadi seolah terbayarkan manis, dengan menawarkan sebuah pengalaman RPG yang solid dari sisi cerita, gameplay, musik, dan romance. Namun seperti konsep cerita di masa medieval, peradaban dan kebudayaan di dunia The Witcher 3 menjadikan seksualitas sebagai komoditi dan aktivitas yang “biasa” saja.  Menjadi pondasi untuk memperkuat identitas Geralt sebagai The Witcher yang populer di kalangan wanita sekaligus menjadi bumbu romansa yang ada, konten ketelanjangan bertebaran di  dunia ini, dengan detail eksplisit yang juga pantas untuk diacungi jempol. Jadi, jika Anda termasuk gamer yang berusaha menyelesaikan The Witcher 3 selama bulan puasa ini, Anda tampaknya harus sangat selektif untuk memastikan ia justru tidak berakhir menjadi bumerang tersendiri.

  1. DOTA 2

dota-2

Dengan jutaan gamer di seluruh dunia yang tidak bisa lepas dari charm-nya, DOTA 2 memang tampil sebagai scene kompetitif paling populer saat ini. Apalagi gamer yang baru berusaha mengenal game super kompleks ini juga kian difasilitasi dengan mode tutorial DOTA 2 Reborn yang kini lebih komprehensif untuk menjelaskan mekanik yang pantas untuk diperhatikan dari game racikan IceFrog dan Valve ini. Masalahnya, terlepas dari fakta bahwa ia akan sangat efektif untuk membuat hari Anda berjalan begitu cepat, apalagi satu match yang bisa berlangsung antara 30 menit – 1 jam, DOTA 2 sangat mudah menimbulkan godaan yang bisa saja membatalkan puasa Anda. Benar sekali, rasa jengkel dan amarah yang sulit untuk tertahankan. Sebagai game yang berbasis tim, Anda tidak akan selalu bertemu dengan anggota tim yang bisa diandalkan. Akan menjadi hal yang lumrah ketika melihat detik-detik kemenangan Anda justru terenggut hanya karena anggota tim yang lain memutuskan untuk bermain “bodoh”, tidak bisa bekerja sama, sementara di sisi lain – Anda terus bekerja keras. Rasa frustrasi, jengkel, dan marah seolah menjadi sesuatu yang melekat pada jati diri DOTA 2. Pertanyaannya kini, seberapa siap hati Anda untuk sekedar melihat DOTA 2 sebagai “permainan” dan menikmati setiap detiknya – menang ataupun kalah? Bagi mereka yang sudah veteran, tampaknya mustahil untuk sekedar melakukan hal tersebut.

  1. Senran Kagura

senran kagura1

Jika kita sekedar membicarakan genre, Senran Kagura bukanlah game yang “berbahaya”. Ia tidak memuat konten seksual eksplisit seperti game-game “H” yang mungkin bertebaran di dunia maya, dan mengusung mekanik yang terhitung solid untuk sebuah game action hack and slash. Namun berusaha memainkan game ini tanpa sedikit pun tergoda ataupun memperlihatkan nafsu sama sekali, tampaknya akan jadi tugas yang mustahil. Tidak hanya desain karakter wanita ala anime dengan bentuk tubuh sensual, tetapi juga karena sistem kerusakan pakaian yang bahkan mengeksploitasi “nilai jual” tersebut lebih jauh. Akan sedikit diragukan jika Anda mengaku bisa memainkan seri Senran Kagura tanpa menimbulkan pikiran kotor sedikit pun. Pantas atau tidakkah dimainkan di bulan puasa untuk sekedar menghabiskan waktu? Ini semua kembali pada keputusan Anda pribadi masing-masing.

  1. Dead or Alive 5: Last Round

DEAD OR ALIVE 5 Last Round_20150220224357

Sama seperti kasus Senran Kagura, tidak ada permasalahan sebenarnya di proyek Team Ninja – Dead or Alive 5: Last Round. Ia “hanyalah” sebuah game fighting, yang seperti produk kompetitornya yang lain, berkisar dan berfokus pada Anda untuk menjatuhkan lawan Anda. Menyelesaikan cerita yang hadir dalam sekuens karakter tertentu tampaknya akan aman-aman saja, dan tidak akan menjadi bentuk acnaman apapun untuk niat puasa Anda. Namun kita semua tahu, tanpa berusaha tampil munafik, bahwa sensualitas selalu menjadi kekuatan utama sebuah seri Dead or Alive. Karakter wanita yang manis, desain tubuh yang menggoda, pakaian kurang bahan yang tidak ragu untuk disuntikkan sebagai DLC, kombo bertarung bisa jadi hal terakhir yang Anda pikirkan ketika memainkan Dead or Alive 5: Last Round. Ia mungkin masih bisa masuk ranah “Diwaspadai” jika Anda bermain di kostum default. Namun begitu Anda sudah berhadapan dengan kostum DLC yang ada? Lebih baik, statusnya langsung naik dari waspada menjadi “wajib dihindari”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
%d bloggers like this: